Kamis, 26 Februari 2015

Ada Apa dengan Yona?

Assalamu'alaikum.


Hallo!
Hayo, ada apa ya dengan Yona? Eh, tunggu.. Yona itu siapa? Itu loh, Viviyona, Yona JKT48.
Hmm post Saya pada DKD pada JKT48-nya belum dilanjutin dulu (lagi) yaa.


Mulai aja ya..
Kenapa Yona? Belakangan ini, secara gak sadar ternyata kalau ditarik garis, ada hubungannya.
Emang tabiat orang kita aja yang suka menyangkutpautkan suatu hal dengan hal lainnya. Hahaha saya jadi ikutan terbawa.

Berawal dari isu bahwa Yona udah lama tidak tampil dalam pertunjukan Seishun Girls, salah satu yang paling lama bersama Noella waktu itu. Sampai pada suatu ketika, saat saya 'teateran', Yona kembali beraksi.
Jujur saja, saya memang jarang melihat Yona tampil di kala saya teateran. Tentu ini sedikit membuat saya penasaran, "seberapa bagus sih Yona kalau perform?", walau saya tidak memasang ekspektasi yang begitu tinggi.

Setidaknya dua kali, kalau tidak salah, setelah come back-nya saya melihat Yona tampil.
Penampilan pertama tidak buruk, bisa dibilang bagus. Penonton memberikan feed back yang luar biasa atas kembalinya Yona di atas panggung.
Tapi rupanya tidak ada yang 'spesial' dari penampilan Yona. Ini yang saya lihat. Mungkin akibat dari standar di awal yang saya pasang terhadap Yona, akibat betapa ditunggu-tunggunya kehadiran dia di teater.
Sebenarnya Yona melakukan semuanya dengan baik, tidak buruk. Hanya saja, waktu itu tidak ada yang spesial, meski saya rasa sepertinya Yona tidak melakukan kesalahan apapun malam itu.

Celakanya, momen yang membuat stigma saya terhadap Yona sedikit buruk (performanya) ialah saat dia ditandemkan dengan seorang Viny di lagu Kinjirareta Futari. Ya, seorang Viny.
Siapa yang bisa mengalahkan Viny dalam membawakan lagu ini? Penjiwaannya. Improvisasinya. Bagaikan dia memegang kendali atas lagu itu, menjadi bagian dari lagu. Lihat ekspresinya. Lihat gesturnya dalam membawakan lagu tersebut.
Ini salah besar! Karena saya ingin merasakan kesan pertama dari Yona saat itu. Namun penampilannya 'dibuat kalah' oleh penampilannya bersama Viny di lagu Kinjirareta Futari.

Namun saya sadar. Bukan Yona yang buruk, Viny yang all out di lagu itu.
Perlahan, stigma buruk sebelumnya memudar.

Iya, Viny. Tipe teatrikal. Anak drama banget.
Meski saya juga sempat melihat Tata dari segi menyanyinya, Tata bisa lebih berimprovisasi dari Viny. Poin lebih. Tapi dari segi penampilan, sejauh ini, lagu ini lagunya Viny.

Lanjut ke pertunjukan Yona yang ke dua.
Dari awal sampai pertengahan show, Yona melakukannya dengan baik, tak ubahnya saat pertunjukannya yang pertama.
Lagi-lagi Yona berduet dengan Viny di lagu Kinjirareta Futari. Kali ini saya sudah maklum, dan memandangnya dengan lebih positif.

Namun, menjelang pertunjukan berakhir, perhatian saya secara tidak sadar semakin menuju kepada Yona.
Setelah encore tepatnya. Mungkin saya mulai tersadarnya di sana.
Kenapa? Yona seperti kehilangan energinya. Sempat beberapai kali saya 'memergoki' Yona seakan-akan ingin pingsan. Kelelahan mungkin. Lepas gitu, kayak beberapa saat Yona seperti tidak ada di situ. Namun untungnya walau beberapa kali seperti hilang kendali, Yona dapat kembali lagi menguasai dirinya.

Karena 'insiden' itu, praktis, perhatian saya hanya fokus kepada Yona di sepanjang lagu.
Kebetulan saya duduk di bingo hijau. Dan Uty, semenjak lagu Yakusoku Yo, blocking-annya berada di bagian bangku penonton bingo biru. Jadi saya lebih fokus ke depan, tempat yang di isi Yona.

Saya sempat berpikir, ada apa dengan Yona.. Apa dia sedang sakit, atau hanya kelelahan? Mungkin opsi kedua. Karena di awal, Yona baik-baik saja, hanya menjelang akhir dia seperti itu.
Sampai saya memutuskan sepulang teater untuk me-mention Yona di twitter sekadar untuk menanyakan keadaannya. Dan itu sedikit-banyak membuat saya lega.

Lalu, kejadian setelah teater.
Untuk informasi, saya menulis post ini secara runtut ya.
Hal lainnya adalah ketika saya datang ke booth merchandise JKT48 di fX, sembari teateran juga sih. Saya yang melaporkan bahwa saya belum mendapatkan bonus photo pack dari pembelian Kalender Senbatsu JKT48 via Rakuten, rupanya setelah klaim saya diterima, ternyata bonus photo pack tersebut adalah fotonya Yona.
Wow, amazing kan.. Hahaha
Saat itu saya belum sadar, dan saya biarkan begitu saja. Baru belakangan ini saya coba menghubung-hubungkan. Maaf. Hehe



Terakhir.
Baru-baru ini saya mengajak teman saya untuk menonton pertunjukan Seishun Girls setelah melihat status facebook-nya yang me-reshare foto Yona dengan komentar "jadi rindu SG :3". Kurang lebih begitu katanya.
Lantas, saya berinisiatif mengajaknya teateran, dan dia pun mengiyakan.

Sampai saatnya hari pertunjukan.
Teman saya itu, sebut saja Kukuh, berangkat dari Bekasi, dan saya dari kostan, karena hari itu adalah minggu pertama dimulainya kuliah semester dua. Kami berjanji untuk langsung saja bertemu di fX.

Setibanya di mall tersebut, saya lekas menuju lift. Tujuan saya adalah kantin di P2. Ya, saya ingin mengisi perut terlebih dulu sebelum menonton pertunjukan.
Saat sedang bergegas menuju lift, entah dari mana, saya melihat perempuan yang sepertinya saya kenal perawakannya. Dia mengenakan baju putih dan memakai topi seperti topi musim panas yang kalau dari atas menutupi hampir seluruh wajahnya.
Iya, perempuan itu berjalan ke arah yang sama dengan saya.
Sampai pada akhirnya kami berpapasan di dalam lift.
Betapa tidak menyangkanya saya bahwa perempuan yang saya kenali perawakannya tersebut adalah Yona.

Tejadilah sebuah percakapan.. Kurang-lebih begini.
"Yona!" Saya menyapanya.
Dia menjawab "iya!"
Betapa kagetnya saya ketika Yona yang ternyata memulai obrolan.
"Gak nonton teater?" Ujarnya.
"Iya, mau makan dulu di P2," lantas saya menekan tombol P2 yang ada di dalam lift yang sebelumnya Yona sudah menekan tombol P3 terlebih dahulu.
Yona menjawabnya dengan "oh" panjang seakan mengerti.

Sebenarnya saat ditanya akan menonton teater atau tidak, dalam benak, saya bertanya "Apa tampang gw wota banget ya.. XD". Pengaruh lingkungan. Saya excited sekali waktu itu.
Lalu, setelah situasi 'mendingin', saya mencoba berpikir lebih rasional. "Oh iya, andaikan saya Yona, saat disapa oleh orang yang mengenal saya, yang terpikir adalah yang menyapa saya itu adalah seorang fan, atau setidaknya tau JKT48, dan bukan tidak mungkin juga pertanyaan yang akan saya ucapkan adalah "gak nonton teater?"
Tapi tidak apa-apa, ini hal yang normal. Saya memakluminya dan tidak masalah dengan hal itu.
Malah, pikiran saya akan Yona seketika berubah menjadi benar-benar positif. Yang kalau di atas panggung Yona kelihatannya sedikit dingin, ternyata Yona orangnya begitu ramah. Saya minta maaf.

Lanjut ke percakapan.
Saya melanjutkan, "Yona gak tampil ya hari ini? Padahal hari ini aku bareng teman aku. Dia mau nonton Yona hari ini, tapi Yonanya gak ada."
Yona hanya menjawab "iya" dengan nafas panjang tanda meminta maaf.
Lalu Yona melanjutkan "nanti ikut HS aja!" Dengan senyum ramahnya seraya mengajak.
Mendengar kata 'HS', konsentrasi saya terpecah. Saya memikirkan diri sendiri. Setelah itu saya baru sadar bahwa yang dibicarakan Yona itu adalah teman saya.
Tapi saya malah menjawab "HSnya Uty udah sold out. Belum beli." Dengan nada kecewa.
Yona balik menjawab "yah, datang aja." Seakan-akan meyakinkan saya untuk tetap datang ke HS event.
Sampai di situ, obrolan kami selesai. Pintu lift sudah terbuka. Lantas, saya berpamitan dengan Yona sambil mengiyakan ajakannya.
"Yona, aku duluan ya!" Kataku.
Yona pun mengiyakan dengan suara renyahnya.

Sampai pada akhirnya, teman-teman saya yang dahulu biasa sama-sama pergi ke HS event menanyakan saya.
Ada apa ini.. Semuanya kembali bersemangat. Akankah kali ini saya datang?
Dan saya pun menulis post ini.


Sekian dari saya.
Untuk Yona.. Atau yang lain juga.. Kalau membaca, dan merasa ada hal yang tidak seharusnya di-publish dalam post ini, tolong ingatkan saya. Saya akan segera memperbaikinya.



Mohon maaf.
Terima kasih sebelumnya.

~Salam #DagingKhasDalam~

7 komentar:

  1. Balasan
    1. keren san. san kalau belum nonton coba nonton K3poinOshi deh ~

      Hapus
    2. Makasih, Kuh.

      Kenapa emang, Kuh? Belum pernah sih, boleh juga. Apa pernah ya sekali.. Biasanya nonton Nadila's Friday Challenge.

      Hapus